Menulis adalah
hobi terselubungku, kenapa terselubung? Karena aku hanya akan menulis bila
benar-benar menginginkanya, dan bila aku benar-benar menginginkannya, aku akan
menulis apapun yang aku inginkan. Catatan-catatan kecil, kisah-kisah dari
imajinasiku dan kumpulan mimpi seperti yang berada di blog ini menjadi
permisalannya. Berkeinginan menciptakan karya menjadi salah satu motivasiku. Karena
hobiku yang lain adalah membaca novel dan cerita fiksi lainnya, itu menjadi salah
satu inspirasiku menjadi penulis cerita fiksi. Beberapa penulis favourite ku
adalah Lexi xiu, Ilana Tan. Walaupun aku tidak terlalu berbakat dalam menulis,
aku berharap bisa menulis sesuatu yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Aamiin.
“Jangan takut! Selama ada wadah, bakat
pasti bisa di gali.”
Berikut ini adalah tips-tips menjadi seorang penulis, semoga bermanfaat.
Dalam kehidupan
sehari-hari manusia selalu berbicara, baik itu berbicara dengan orang
lain maupun berbicara sendiri dalam pikiran. Ribuan kata terangkai
setiap harinya secara otomatis dan merupakan sebuah naluri dari seorang
manusia yang merupakan mahkluk sosial. Lalu apa hubungan berbicara
dengan menulis? Menulis dan berbicara sebenarnya memiliki kemiripan
dengan kembar identik, sama namun berbeda. Saat berbicara, subjek yang
digunakan merupakan kumpulan kata-kata dan begitu pula dengan menulis.
Perbedaannya hanyalah penggunaan objek dalam mengungkapkan kumpulan
kata-kata yang telah terangkai. Objek yang digunakan dalam menulis dapat
berupa goresan pena pada kertas yang dapat terlihat oleh mata sedangkan
berbicara objeknya menggunakan suara untuk menyampaikan kata-kata
tersebut.
Bila manusia setiap harinya terbiasa untuk berbicara, berarti setiap
individu memiliki kemampuan untuk menulis. Namun untuk menjadi seorang
penulis yang tulisannya akan dibaca banyak orang, diperlukan
pembelajaran dan latihan. Lalu,bagaimana cara belajar menjadi penulis?
Menjadi seorang penulis intinya adalah dengan mulai menulis. Apa? Semua
orang juga tahu kalau mau jadi penulis, ya harus menulis. Namun
kenyataannya memang begitu. Pembelajaran terbaik adalah dengan langsung
terjun melakukan hal yang ingin dikuasai. Bila anda memiliki ide yang
inspiratif, segerakanlah untuk menulisnya. Mungkin tulisan pertama anda
hasilnya tidak terlalu bagus, namun itu merupakan proses untuk menjadi
lebih baik dengan diiringi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas
tulisan menjadi sangat menarik untuk dibaca dan disenangi bahkan
bermanfaat untuk orang banyak. Karena ilmu yang baik adalah ilmu yang
bermanfaat bagi banyak orang, begitulah pepatah lama mengatakan.
Sekarang pertanyaan yang muncul adalah tulisan tentang apa yang dapat
bermanfaat bagi orang banyak? Sedangkan saya hanya orang awam? Dan harus
dari mana memulainya? Begitulah pendapat yang muncul dalam benak banyak
orang yang ingin mulai menulis.
Ternyata tulisan yang bermanfaat itu tidak harus serta merta mengenai
penelitian muthakir,rumusan kehidupan atau konsep pemikiran yang
spektakuler. Mulailah menulis dengan sesuatu yang sederhana. Coba kita
putar kembali ke masa saat usia anda balita, saat kata pertama yang
terucap dari mulut kecil balita adalah “ayah” dan “bunda”, namun kata
sederhana itu sangat berharga dan bermanfaat bagi kedua orang tua anda
yang memberikan kesenangan luar biasa saat mendengar anak mereka telah
mampu berbicara. Walaupun hanya satu kata sederhana namun penuh makna.
Cukup sampai disitu saja flashback masa lalunya. sekarang, kembali lagi
pada pembahasan diawal mengenai berbicara merupakan kembar identik dari
menulis. Ternyata anda memiliki ide sederhana yang indah tersembunyi
dalam ruang pikiran anda, Tinggal niat dan keseriusan untuk dapat
merangkai ide tersebut menjadi karya yang bermakna. Mungkin saja ide
dari tulisan anda merupakan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi orang
lain. Banyak dari penulis besar sekarang, memulai karir kepenulisan dari
dasar untuk menerbitkan tulisan mereka, namun mereka tidak pernah
berhenti dan sekarang mereka tinggal menikmati perjuangan itu. Memulai
untuk menuliskan kata-kata dalam pikiran anda merupakan awal terbaik
untuk menjadi penulis, dan terus belajar serta banyak membaca akan
menambah pengetahuan untuk mendapatkan inspirasi dalam kepenulisan. Anda
dapat membaca buku fiksi seperti novel, dongeng, puisi, dan yang
lainnya untuk mempertajam imajinasi anda. Serta diselingi dengan membaca
buku non-fiksi untuk menambah ilmu pengetahuan, logika dan
materi-materi kepenulisan.
Saat anda konsisten mencari ide dan telah membuat beberapa karya
tulisan, kemana saya akan menerbitkannya untuk dapat dibaca banyak
orang? Pertanyaan ini sebenarnya terlalu sederhana, karena saat ini
sangat banyak cara untuk menyebarkan karya tulisan. Contohnya, Penerbit
mayor dewasa ini mulai tertarik untuk menerbitkan karya tulisan para
penulis baru, dan ini merupakan jalan yang baik untuk menjadi seorang
penulis. Dengan bermodalkan karya tulisan yang memiliki jalan cerita dan
ide menarik, penerbit mayor pasti akan berfikir seribu kali untuk tidak
menerbitkan tulisan anda. Atau dengan cara menerbitkan karya anda
sendiri. Selain itu ada cara lain yaitu dengan menerbitkan karya tulisan
melalui penerbit indie seperti rasibook, penerbit indie rasibook akan
menerima setiap karya tulisan anda dan tidak akan melakukan penolakan
terhadap naskah novel anda.
Jadi,menulis itu hal yang bisa dilakukan setiap manusia bukan! Sekarang,
Mulailah untuk menuliskan pemikiran anda dan sebarkan ilmu yang
bermanfaat untuk orang banyak.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/indrazzzindra/bagaimana-menjadi-seorang-penulis_54f3ff2c745513a02b6c83f3
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/indrazzzindra/bagaimana-menjadi-seorang-penulis_54f3ff2c745513a02b6c83f3
Bagaimana
Menjadi Seorang Penulis?
![]() |
| www.kompasiana.com |
Bagaimana Menjadi Seorang Penulis?
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/indrazzzindra/bagaimana-menjadi-seorang-penulis_54f3ff2c745513a02b6c83f3
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/indrazzzindra/bagaimana-menjadi-seorang-penulis_54f3ff2c745513a02b6c83f3
Dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu berbicara, baik itu berbicara
dengan orang lain maupun berbicara sendiri dalam pikiran. Ribuan kata terangkai
setiap harinya secara otomatis dan merupakan sebuah naluri dari seorang manusia
yang merupakan mahkluk sosial. Lalu apa hubungan berbicara dengan menulis?
Menulis dan berbicara sebenarnya memiliki kemiripan dengan kembar identik, sama
namun berbeda. Saat berbicara, subjek yang digunakan merupakan kumpulan
kata-kata dan begitu pula dengan menulis. Perbedaannya hanyalah penggunaan
objek dalam mengungkapkan kumpulan kata-kata yang telah terangkai. Objek yang
digunakan dalam menulis dapat berupa goresan pena pada kertas yang dapat
terlihat oleh mata sedangkan berbicara objeknya menggunakan suara untuk
menyampaikan kata-kata tersebut. Bila manusia setiap harinya terbiasa untuk
berbicara, berarti setiap individu memiliki kemampuan untuk menulis. Namun
untuk menjadi seorang penulis yang tulisannya akan dibaca banyak orang,
diperlukan pembelajaran dan latihan. Lalu,bagaimana cara belajar menjadi
penulis? Menjadi seorang penulis intinya adalah dengan mulai menulis. Apa?
Semua orang juga tahu kalau mau jadi penulis, ya harus menulis. Namun
kenyataannya memang begitu. Pembelajaran terbaik adalah dengan langsung terjun
melakukan hal yang ingin dikuasai. Bila anda memiliki ide yang inspiratif,
segerakanlah untuk menulisnya. Mungkin tulisan pertama anda hasilnya tidak
terlalu bagus, namun itu merupakan proses untuk menjadi lebih baik dengan
diiringi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas tulisan menjadi sangat
menarik untuk dibaca dan disenangi bahkan bermanfaat untuk orang banyak. Karena
ilmu yang baik adalah ilmu yang bermanfaat bagi banyak orang, begitulah pepatah
lama mengatakan. Sekarang pertanyaan yang muncul adalah tulisan tentang apa
yang dapat bermanfaat bagi orang banyak? Sedangkan saya hanya orang awam? Dan
harus dari mana memulainya? Begitulah pendapat yang muncul dalam benak banyak
orang yang ingin mulai menulis. Ternyata tulisan yang bermanfaat itu tidak
harus serta merta mengenai penelitian muthakir,rumusan kehidupan atau konsep
pemikiran yang spektakuler. Mulailah menulis dengan sesuatu yang sederhana.
Coba kita putar kembali ke masa saat usia anda balita, saat kata pertama yang
terucap dari mulut kecil balita adalah “ayah” dan “bunda”, namun kata sederhana
itu sangat berharga dan bermanfaat bagi kedua orang tua anda yang memberikan
kesenangan luar biasa saat mendengar anak mereka telah mampu berbicara.
Walaupun hanya satu kata sederhana namun penuh makna. Cukup sampai disitu saja
flashback masa lalunya. sekarang, kembali lagi pada pembahasan diawal mengenai
berbicara merupakan kembar identik dari menulis. Ternyata anda memiliki ide
sederhana yang indah tersembunyi dalam ruang pikiran anda, Tinggal niat dan
keseriusan untuk dapat merangkai ide tersebut menjadi karya yang bermakna.
Mungkin saja ide dari tulisan anda merupakan sesuatu yang sangat bermanfaat
bagi orang lain. Banyak dari penulis besar sekarang, memulai karir kepenulisan
dari dasar untuk menerbitkan tulisan mereka, namun mereka tidak pernah berhenti
dan sekarang mereka tinggal menikmati perjuangan itu. Memulai untuk menuliskan
kata-kata dalam pikiran anda merupakan awal terbaik untuk menjadi penulis, dan
terus belajar serta banyak membaca akan menambah pengetahuan untuk mendapatkan
inspirasi dalam kepenulisan. Anda dapat membaca buku fiksi seperti novel,
dongeng, puisi, dan yang lainnya untuk mempertajam imajinasi anda. Serta
diselingi dengan membaca buku non-fiksi untuk menambah ilmu pengetahuan, logika
dan materi-materi kepenulisan. Saat anda konsisten mencari ide dan telah
membuat beberapa karya tulisan, kemana saya akan menerbitkannya untuk dapat
dibaca banyak orang? Pertanyaan ini sebenarnya terlalu sederhana, karena saat
ini sangat banyak cara untuk menyebarkan karya tulisan. Contohnya, Penerbit
mayor dewasa ini mulai tertarik untuk menerbitkan karya tulisan para penulis
baru, dan ini merupakan jalan yang baik untuk menjadi seorang penulis. Dengan
bermodalkan karya tulisan yang memiliki jalan cerita dan ide menarik, penerbit
mayor pasti akan berfikir seribu kali untuk tidak menerbitkan tulisan anda.
Atau dengan cara menerbitkan karya anda sendiri. Selain itu ada cara lain yaitu
dengan menerbitkan karya tulisan melalui penerbit indie seperti rasibook,
penerbit indie rasibook akan menerima setiap karya tulisan anda dan tidak akan
melakukan penolakan terhadap naskah novel anda. Jadi,menulis itu hal yang bisa
dilakukan setiap manusia bukan! Sekarang, Mulailah untuk menuliskan pemikiran
anda dan sebarkan ilmu yang bermanfaat untuk orang banyak.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/indrazzzindra/bagaimana-menjadi-seorang-penulis_54f3ff2c745513a02b6c83f3
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/indrazzzindra/bagaimana-menjadi-seorang-penulis_54f3ff2c745513a02b6c83f3

0 komentar:
Posting Komentar